The Rise of DC against Marvel: San Diego Comic-Con 2015 Footage Review

Bagi seorang film and comic geek, tahun 2016 dan selanjutnya adalah saat-saat terindah bagi mereka untuk menikmati hidup. Sejak kesuksesan komersil Iron Man (2008) dan Man of Steel (2013), dapat dipastikan akan terjadi pertempuran sengit antara dua produsen raksasa film-film superhero Hollywood: Marvel Studios dan DC Entertainments. Seberapa sengitkah pertarungan ini kelak? Mari kita diskusikan.

Kita tahu bahwa Marvel Studios sudah beberapa langkah lebih jauh dari DC Entertainments dalam penciptaan dan pembangunan cinematic universe. Marvel Studios sudah memulai inisiasi pembentukan sejak Iron Man (2008) dan telah sukses memproduksi 11 film–termasuk dua film kolaborasi superhero The Avengers (2012) dan Avengers: Age of Ultron (2015)–dan 7 serial TV. Terhitung pendapatan Box Office yang dihasilkan dari 11 film tersebut mencapai $7,160,192,712 (BBC.com, 2015). Sementara DC Entertainments masih berkutat di angka $668,045,518 (Box Office Mojo, 2015) yang dihasilkan oleh Man of Steel (2013). Melihat dari sini saja rasanya sudah sangat tidak adil bila membandingkan Marvel dan DC lewat fakta konkrit seperti seberapa besar pendapatan yang telah  mereka hasilkan.

Namun mari kita coba prediksi ke depan. Saat DC Entertainment pertama kali mengumumkan tentang rencana produksi untuk sekuel Man of Steel (2013) yang akan dirilis pada Maret 2016 dan berjudul Batman v Superman: Dawn of Justice (BvS), banyak publik berspekulasi liar bahwa film ini akan gagal total karena selain persepsi awam mereka tentang ketidakseimbangan pertarungan antara manusia biasa dan dewa, sosok Bruce Wayne yang diperankan oleh Ben Affleck dinilai tidak akan mampu terlihat lebih baik dari yang diperankan oleh Christian Bale pada trilogi Batman yang sebelumnya sudah diproduksi dengan sempurna oleh Christopher Nolan dan Legendary Pictures (bahkan menurut MovieWeb.com, ada 30 petisi online yang dikeluarkan oleh publik untuk meminta Warner Bros. Pictures dan DC Entertainment mencopot Ben Affleck dari perannya sebagai Batman). Di luar dugaan, pada pergelaran San Diego Comic Con (SDCC) 2015 (9-12/5), DC Entertainment merilis official poster & trailer untuk BvS dan secara mengejutkan mendapatkan respon yang sangat positif dari publik.

Bagaimana tidak? Lihat saja pertarungan yang melibatkan Batsuit, Laser-Beam, dan Gal Gadot sebagai Wonder Woman tersebut. Sekali lagi, menimbang bahwa Bruce Wayne adalah manusia biasa dan Kal-El adalah dewa yang datang dari planet asing, mereka terlihat sangat imbang dan mampu menimbulkan kehancuran yang luar biasa terhadap satu sama lain. Bisa jadi ini karena tidak adanya lagi campur tangan dari pihak Legendary Pictures dan Syncopy dalam produksi BvS. Plot dan motif dari konflik Batman dan Superman pun kini terlihat lebih jelas. Kehancuran yang ditimbulkan pada pertarungan antara Superman dan General Zod di Man of Steel (2013) membuat Bruce Wayne menganggap bahwa Superman adalah ancaman terbesar umat manusia dan harus dihentikan. Hal ini mampu melemahkan pandangan sebagian kritik bahwa Zack Snyder sebagai sutradara dan David S. Goyer sebagai penulis telah gagal membangun image seorang superhero saat memutuskan bahwa resolusi terbaik di film Man of Steel (2013) dapat diperoleh Superman dengan mematahkan leher General Zod dan membunuhnya–kemudian menangis. Ending yang cukup kontroversial itu ternyata malah membuka lebar-lebar ruang untuk Zack mengeksplorasi plot yang lebih kompleks dan gelap–dengan tetap berpegangan pada kitab DC Comics–untuk kemudian disajikan di BvS.

Pada tahun yang sama, DC Entertainment juga berencana untuk menayangkan Suicide Squad, sebuah film yang berkisah tentang tim DC supervillains yang menerima misi rahasia dari pemerintah yang mungkin akan berakhir dengan kematian mereka. Kali ini, optimisme sedikit muncul dari publik terkait sosok Joker yang akan diperankan oleh Jared Leto. Kehebatannya dalam mendobrak standar akting Hollywood lewat totalitas peran dan pengubahan wujudnya sudah diakui oleh khalayak luas berkat Requiem for A Dream (2001), Chapter 27 (2007), dan Dallas Buyers Club (2013) sehingga kali ini banyak yang percaya dia akan berhasil memerankan Joker dengan sangat baik–walaupun mungkin tak akan bisa sebaik Heath Ledger di The Dark Knight (2008). Layaknya BvS, DC Entertainment juga merilis official footage dari Suicide Squad pada SDCC 2015 dan kembali mendapatkan respon positif dari publik.

The Joker looks pretty f*cked up. In a positive way.

Daya tarik yang ditimbulkan dari trailer Suicide Squad tersebut tidak hanya datang dari Joker, namun juga dari Margot Robbie sebagai Harley Quinn dan Cara DeLevingne sebagai Enchantress. Sekilas terlihat bahwa departemen artistik telah melakukan pekerjaan yang luar biasa untuk menciptakan desain produksi, make-up, dan kostum yang tidak hanya membuat mereka terlihat jahat namun juga sangat gila. Sejujurnya, gue berharap banyak banget dari film ini.

Pergelaran SDCC 2015 kemarin sayangnya tidak dihadiri oleh panel dari Captain America: Civil War yang juga akan keluar tayang pada 2016. Meskipun begitu, Marvel Studios tetap tidak mau ketinggalan dengan mendatangkan panel dari Deadpool, sebuah film super anti-hero yang akan ikut mengisi keramaian pertarungan Marvel vs. DC di tahun 2016. Publik khususnya para penggemar Marvel universe sesungguhnya sangat antusias menantikan film ini karena sosok Deadpool yang terkesan sadis, kasar, namun humoris. Ryan Reynolds yang akan memerankan tokoh Deadpool di film ini pun mengungkapkan bahwa Marvel Studios telah memberikan izin untuk membuat ‘Rated-R’ Deadpool (lebih banyak kata-kata kasar, lebih banyak kesadisan, dan mungkin…lebih banyak adegan seks dan ketelanjangan) yang agak sedikit ironis karena film ini menjadi tidak boleh ditonton anak-anak. Official footage pun dirilis di pergelaran ini, yang kemudian diakhiri standing applause yang meriah dan sorakan ‘We Want More’ dari para peserta SDCC 2015 saat selesai menontonnya. Sayangnya, kita yang tidak bisa menghadiri SDCC 2015 harus menunggu sampai official footagenya dirilis untuk publik luas pada Agustus 2015.

Gue adalah orang yang percaya bahwa sesuatu yang luar biasa akan muncul setelah kegagalan yang luar biasa, dan melihat dari kegagalan Green Lantern serta antusiasme dan respon positif publik terhadap Suicide Squad dan BvS, gue berani bilang bahwa DC akan mampu bersaing dalam pertarungan sengit melawan Marvel di tahun 2016 ini dan di tahun-tahun yang akan datang. Meskipun tidak dapat dipungkiri Captain America: Civil War juga mampu menarik antusiasme gila-gilaan karena adanya kemunculan Spiderman sebagai salah satu anggota baru The Avengers, namun gue dan mayoritas peserta SDCC 2015 (ngga, gue ngga dateng) menilai bahwa DC telah mampu mengubah pandangan skeptis publik tentang BvS dan Suicide Squad dan mereka akan sukses merebut hati masyarakat dunia dengan ciri khas ala DC sendiri.

Biarpun begitu, gue ngga berani bilang bahwa DC akan memenangkan pertarungan sengit ini, karena selain Captain America: Civil War dari Marvel Studios, Deadpool juga diprediksi bakal jadi salah satu ‘mega-hit’ di International Box Office. Menurut gue tidak masalah siapapun yang akan menang, pertarungan ini akan menjadi sangat menarik dan sangat layak untuk kita nikmati. Begini saja, ketika Marvel Studios berhasil menjaring pendapatan dan memuaskan penonton lewat atmosfer superheronya yang colorful dengan bumbu-bumbu humor segar seperti yang sudah mereka lakukan di Guardians of The Galaxy (2014), The Avengers (2012), dan Avengers: Age of Ultron (2015), DC Entertainment akan menghajar Box Office habis-habisan lewat tone yang gelap, depressing, dan twisted seperti yang akan mereka lakukan pada BvS dan Suicide Squad. Maybe they’re not gonna win…

“But DC Entertainments are just gonna hurt you really, really bad…”

Author: Tommy Surya Pradana

Kuliah jurusan Hubungan Internasional, kerja di ahensi jadi tukang konten media sosial, ngeblog soal film. Hidup saya emang se-absurd itu.

One thought on “The Rise of DC against Marvel: San Diego Comic-Con 2015 Footage Review”

  1. Trailer Batman vs Superman menurut saya adalah Trailer film Superhero terkeren,Dark banget,Cold,Gold….
    2 Karakter paling populer,logo nya,kemampuannya,dsb. Adu jotos di 1 film.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *