7 Film Terbaik untuk Wanita-Wanita Hopeless Romantics

Setelah memberikan rekomendasi film-film terbaik untuk para pria pencundang asmara, kini saatnya penulis merekomendasikan film-film terbaik untuk para wanita-wanita hopeless romantics.

Tidak semua yang kita harapkan dapat berjalan mulus. Terkadang, kita dihadapkan dengan berbagai pilihan-pilihan sulit yang harus kita lewati, dan berusaha untuk menerima segalanya dengan tangan terbuka. Tanpa pilihan-pilihan sulit tersebut, kita tidak akan pernah tahu bagaimana rasanya belajar dari kesalahan, mengikhlaskan segala hal yang tidak mudah diikhlaskan, serta menerima konsekuensi dari pilihan-pilihan yang sudah kita buat dengan seksama. Berikut adalah daftar film-film terbaik pilihan Distopiana yang dapat disaksikan untuk para wanita-wanita hopeless romantics, yang sedang berusaha menerima realita pahit dengan tangan terbuka, dan percaya bahwa semuanya akan baik-baik saja selama masih menyisakan harapan.

  1. Something Borrowed (2011) directed by Luke Greenfield

tumblr_n1a9ugpl5E1qgxmqno1_500

Diangkat dari novel Emily Giffin dengan judul yang sama, Something Borrowed merupakan film drama romantis yang sudah pasti akan meninggalkan kesan speechless untuk anda. Diperankan oleh dua aktris ternama seperti Ginnifer Goodwin dan Kate Hudson, diceritakan lika-liku kisah percintaan Rachel White (Goodwin), seorang attorney muda yang bekerja untuk sebuah firma hukum ternama di kota New York. Setelah one-night stand penuh makna yang ia lalui dengan Dex (Egglesfield), seorang pengusaha mapan yang kebetulan merupakan high school crush Rachel sendiri, hidup Rachel berubah 360 derajat saat ia berusaha menyembunyikan perselingkuhannya dengan Dex, yang merupakan tunangan sahabatnya sendiri, serta mengalami mental breakdown berkepanjangan, saat ia tersadar bahwa Dex tidak pernah benar-benar mencintainya.

2. Love, Rosie (2014) directed by Christopher Ditter

tumblr_o6iioslPEt1v0ttqao1_500

Film drama komedi yang satu ini dijamin akan membuat kalian para wanita-wanita hopeless romantics tertawa terbahak-bahak sambil meneteskan air mata. Bagaimana tidak, film yang diangkatan dari novel Where Rainbows End karya Cecelia Ahern ini membahas tentang isu-isu yang masih jarang diperlihatkan kepada masyarakat luas. Mulai dari persahabatan, kehamilan remaja, hingga pencapaian mimpi dan aspirasi. Dikisahkan dua sahabat kecil bernama Rosie Dunne (Lily Collins) dan Alex Stewart (Sam Claflin), yang secara tidak sengaja mulai saling menyukai satu sama lain, tetapi tidak pernah menemukan keberanian untuk mengakui perasaan mereka. Pada film ini, para penonton juga akan disuguhkan berbagai keindahan yang kota London dan New York tawarkan. Secara tegas, film Love, Rosie mengajarkan kita bahwa timing dan komunikasi merupakan salah satu hal yang paling esensial dalam suatu hubungan.

3. About Time (2013) directed by Richard Curtis

8-The-Time-Travelers-Wife-quotes

About Time merupakan sebuah film karya sutradara sekaligus penulis naskah terkenal bernama Richard Curtis, yang diantara karyanya merupakan Love Actually, Mr. Bean’s Holiday dan Notting Hill. Film ini mengisahkan tenting, Tim Lake (Domhnall Gleeson), seorang laki-laki yang tinggal di sebuah kota kecil bernama Cornwall di Inggris, yang memiliki kemampuan untuk melakukan perjalanan waktu. Dengan kemampuan spesial yang ia miliki ini, Tim pun bertekad untuk mengubah masa depannya menjadi lebih baik. Konflik ceritapun mulai memanas ketika ia memutuskan untuk pindah ke London dan bertemu dengan seorang perempuan asal Amerika bernama Mary (Rachel McAdams) di sebuah restoran.

4. Finding Mr. Destiny (2010) directed by Jang Yoo-jeong

tumblr_n3iinjIZcJ1rw93m3o1_r1_500

Film box office asal Korea Selatan ini menceritakan tentang Seo Ji-woo (Lim Soo-jung), seorang perempuan yang berpergian ke India seorang diri dan bertemu cinta pertamanya, Kim Jong-ok (Woo Ki-jun), seorang dokter handal di negara asalnya. Setelah berpisah dengan Jong-ok, Ji-woo yang masih belum bisa menerima kenyataan bahwa hubungan mereka telah berakhir memutuskan untuk mendatangi sebuah perusahaan biro jodoh terkenal untuk membantunya mencari Jong-ok. Tidak disangka-sangka, Ji-woo justru bertemu dengan Han Gi-joon (Gong Woo), pemilik perusahaan biro jodoh tersebut yang akan membantunya untuk mendapatkan Jong-ok kembali. Bersama-sama, mereka pergi berkeliling Korea Selatan dan dihadapkan pada kenyataan bahwa mereka mulai merasa nyaman terhadap satu sama lain.

5. One Day (2011) directed by Lone Scherfig

tumblr_mdc62u884v1rodugmo1_500

Film yang diangkat dari novel David Nicholls ini dijamin akan membuat para penonton banjir air mata. Diperankan oleh Anne Hathaway dan Jim Sturgess, film ini mengisahkan tentang persahabatan dua mahasiswa yang baru saja lulus dari University of Edinburgh, Dexter Mayhew (Sturgess) dan Emma Morley (Hathaway). Secara kronologis, film ini menceritakan kisah Dexter dan Emma (terkadang disajikan secara terpisah) yang awalnya bertemu pada tanggal 14 Juli, dan dilanjutkan pada setiap tanggal 15 Juli selama delapan belas tahun berturut-turut. Dengan berbagai konflik yang dilewati pasangan protagonisnya, One Day menyuguhkan berbagai pesan moral tentang cinta, persahabatan, serta serentetan pilihan yang harus mereka buat secara berani.

6. Safe Haven (2013) directed by Lasse Hallström

movie-quotes-quote-safe-haven-Favim.com-836586

Diangkat dari novel bestseller Nicholas Sparks, film ini sungguh berbeda dari adaptasi-adaptasi film Nicholas Sparks lainnya. Safe Haven sendiri menceritakan tentang Erin Tierney (Julianne Hough), seorang istri dari polisi detektif yang berusaha melarikan diri dari Boston, dikarenakan suaminya yang secara diam-diam berperilaku abusive. Setelah memulai hidup barunya di Southport dengan nama Katie Feldman, secara tidak sengaja ia bertemu dengan Alex Weathey (Josh Duhamel), seorang ayah tunggal yang masih belum bisa melepaskan kepergian istrinya yang meninggal karena kanker. Safe Haven merupakan film thriller romantis yang akan membawa anda menuju sebuah emotional rollercoaster penuh haru dan misteri yang mencengangkan.

7. A Little Thing Called Love (2010) directed by Puttipong Pormsaka Na-Sakonnakorn & Wasin Pokpong

tumblr_luuwzqcw5V1r2iejoo1_500

Sleeper hit asal Thailand ini merupakan film yang paling digemari para hopeless romantics. Dengan akting dan penjiwaan para aktornya yang menjanjikan, bagaimana mungkin kita mampu melewatkan film yang satu ini? Dengan alur cerita the-ugly-duck-meets-the-prince-charming yang klise, A Little Thing Called Love dapat dipastikan mengubah perspektif kita tentang the prince charming itu sendiri. Dikisahkan tentang seorang remaja SMA bernama Nam (Pimchanok Baifern) dengan wajah yang tidak cantik dan kepribadian introvert, yang berusaha mati-matian untuk mengubah dirinya demi Shone (Mario Maurer), kayak kelas Nam yang pintar, tampan, dan disukai banyak orang. Dalam perjalanannya untuk mempercantik diri, Nam pun belajar bahwa tidak semua hal yang ia inginkan dapat berjalan sesuai ekspektasinya.

tumblr_mkdru2k7281racrzqo1_

Setelah menonton film-film yang telah di rekomendasikan, kita dapat belajar bahwa tidak segalanya cinta itu indah dan penuh jawaban. Flowers can’t grow without a little rain, and that’s perfectly okay. Terkadang, saat kita sudah mengikhlaskan apa yang kita inginkan, aspirasi tersebut justru akan tercapai. Intinya, keihklasan merupakan suatu keharusan, dan kita sebagai para hopeless romantics harus bisa menyikapinya dengan seksama. Hidup tidak selamanya mulus dan penuh kebahagiaan, tapi justru turbulensi-turbulensi itulah yang mampu membentuk kita menjadi pribadi yang lebih baik.

Honorable Mention: Never Let Me Go (2010), Il Mare (2000), Stuck in Love (2012), He’s Just Not That Into You (2009).

Author: Bunga Maharani

Mahasiswa Psikologi di Universitas Udayana, Bali. Jakarta born and bred. Penikmat film dan TV series, serta penulis berbagai buku bertemakan fiksi dan puisi di media online.

0 thoughts on “7 Film Terbaik untuk Wanita-Wanita Hopeless Romantics”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *